Anonymous Australia: Kami tidak ingin “perang”!

Anonymous Australia kembali menegaskan sasaran #OPAUSTRALIA yang sesungguhnya seiring masih belum redanya beberapa serangan hacker (Anonymous [?]) Indonesia terhadap website-website Australia yang menurut mereka sebetulnya tidak bersalah, seperti terungkap dalam video pernyataan yang dirilis melalui Youtube (16/11).Pernyataan yang mengatasnamakan Anonymous Australia tersebut menyatakan bahwa hacker Indonesia telah men-deface lebih dari 170 website Australia sebagai protes atas tindakan spionase pemerintah Australia atas warga Indonesia di tahun 2007.

Anonymous Australia sebetulnya sudah mengajak para hacker Indonesia untuk bersama-sama menyerang website-website pemerintah Australia (07/11), dan ajakan ini pun tampaknya mendapat sambutan, terbukti dengan lumpuhnya website ASIS selama beberapa hari akibat serangan bersama Anonymous Australia dan Indonesia. Sayangnya ketegangan yang sempat mereda ini tidak bertahan lama, menyusul beberapa pemberitaan mengenai serangan Anonymous Australia terhadap beberapa website Indonesia seperti Garuda Indonesia dan PT Angkasa Pura. Anonymous Australia telah menyangkal keterlibatan mereka atas serangan-serangan tersebut, dan menduga ada beberapa media dan hacker Indonesia yang mencoba memicu “perang saudara” antara kedua spektrum Anonymous di kedua negara.

Meski Anonymous Australia menyangkal telah melakukan serangan atas website-website Indonesia, tetapi situs cybernews mencantumkan link penampilan situs bnpt yang sempat dideface minggu lalu:  http://opaustralia.pwns.bnpt.go.id (NSFW!),  Terlepas dari itu, Anonymous Australia sendiri kembali menegaskan bahwa mereka tidak menginginkan perang dan berharap kedua kelompok dapat bersama-sama mengungkap (kejahatan) pemerintah kedua negara, sebuah ajakan yang tampaknya harus dipertimbangkan dan lebih diperhatikan lagi oleh para hacktivists Indonesia.

Memang sangat disayangkan jika bocoran Snowden mengenai keterlibatan pemerintah Australia sebagai agen mata-mata AS khususnya di Indonesia justru diselewengkan untuk memicu sentimen chauvinisme (nasionalisme) antara masyarakat Indonesia dan Australia. Padahal tindakan spionase ini tidak hanya dilakukan pemerintah Australia, dan bisa jadi juga atas sepengetahuan pemerintah Indonesia. Terbukti, sampai saat ini belum terdengar ada protes resmi yang dilancarkan oleh pemerintah Indonesia terhadap pemerintah Australia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s