Illuminati

Illuminati, nama yang mungkin sudah sering kita dengar melalui berbagai novel, film bahkan permainan bertema konspirasi sehingga menjadikannya terkesan fiktif, sayangnya berbagai sumber dan catatan sejarah menunjukkan jika kelompok ini memang benar-benar ada dan bekerja.

Kata yang merupakan bentuk plural dari bahasa Latin illuminatus (tercerahkan) ini dalam sejarah merujuk pada Ordo Bavarian Illuminati, sebuah masyarakat rahasia abad Pencerahan Eropa pada 1 Mei 1776 oleh Adam Weishaupt (1748-1830). Sebagaimana tren pemikiran dan gerakan yang digandrungi para pemikir Eropa saat itu, Illuminati mengkampanyekan gagasan sekularisme, liberalisme, dan positivisme yang bermuara pada runtuhnya dominasi serta hegemoni Gereja pada kehidupan sosial, politik, budaya dan ilmu pengetahuan. Dalam semangat yang sama, masyarakat Eropa menyebut era berakhirnya kekuasaan Gereja dan aristokrasi serta musim semi sekularisme, liberalisme dan positivisme sebagai era atau abad Pencerahan (Enlightenment; Renaissance; Aufklarung), dengan kata lain: ‘illuminati’.

Tidak heran jika Thomas Jefferson, salah satu pendiri serta presiden Amerika Serikat ke-3 menyatakan:

“Karena Weishaupt hidup di bawah tirani despotisme dan para pendeta, dia tahu bahwa kewaspadaan diperlukan bahkan dalam menyebarkan informasi dan prinsip-prinsip moralitas. Hal ini membuka misteri pandangan-pandangannya, yang menjadi dasar pengasingannya…. Seandainya Weishaupt menulis di sini, di mana kerahasiaan tidak diperlukan dalam upaya kita untuk membiarkan manusia bijaksana dan sempurna (virtuous), dia tidak harus memikirkan mesin rahasia untuk tujuan itu (Thomas Jefferson Letters, 1800).

Weishaupt sangat vokal dalam kritik-kritiknya atas apa yang menurutnya “intoleransi” Gereja, yang pada saat itu sangat berpengaruh di Universitas Ingolstadt, tempat dia kuliah dan pada akhirnya menjadi Guru Besar Hukum Kanon. Kritik Weishaupt juga ditujukan pada politik pemerintah Bavaria.

Kritisisme yang berujung pada benturan dengan kelompok Jesuit yang semula dominan di kampus tersebut, Weishaupt kemudian memutuskan bahwa sebuah organisasi rahasia yang terhimpun dari individu-individu berpikiran bebas diperlukan untuk menggantikan apa yang menurutnya “musuh akal”. Pada awalnya dia ingin bergabung dengan loge Freemason, tetapi karena kekurangan dana dan organisasi ini dianggap terlalu dikenal publik, maka dia mengurungkan niatnya (Joseph Castro, 2013). Baru pada tahun 1777 (satu tahun setelah dia membentuk Ordo Illuminati) dia kemudian diinisiasi kedalam Freemasonry, di Lodge Theodore of Good Counsel, Munich. Pada pertengahan 1779, “Insinuator” Weishaupt memperjuangkan kontrol atas Loge tersebut dan pada akhirnya dianggap sebagai bagian dari Illuminati (Vernon L. Stauffer, Ph.D., 1918).

Ordo Illuminati pertama didirikan dengan keanggotaan awal berjumlah lima orang. Ordo ini bersifat rahasia, dengan model hirarkis sebagaimana Jesuit, ordo keagamaan yang di dalamnya Weishaupt dididik dan dibesarkan. Perfectibilists dan Bees merupakan nama lain yang semula juga dipertimbangkan sebagai nama bagi ordo yang baru dibentuk Weishaupt ini, tetapi Weishaupt pada akhirnya bertahan pada nama Illuminati – dipilih, mungkin, karena “gambaran matahari yang menyebarkan pencerahan (illuminasi) ke lingkaran luarnya” (James H. Billington, 1980). Komunikasi diantara Ordo Illuminati karena itu selalu direpresentasikan sebagai lingkaran dengan titik di tengah ☉ Gambaran imajiner ini – titik di tengah lingkaran, Perfectibilists dan the Bees – juga merefleksikan kekaguman Weishaupt dengan Misteri Eleusinian dan Pythagorean  (Terry Melanson, 2005).

Illuminati berkembang dengan cepat sehingga beranggotakan 2000 orang dari berbagai negara Eropa, termasuk Perancis, Polandia, Hunggaria dan Italia. Ekspansi yang sangat cepat ini terutama karena dukungan diplomat Jerman terkemuka Baron Adolf Franz Friederich Knigge, yang merestrukturisasi ordo tersebut pada 1780 dan membantu menyebarkan Illuminisme dengan merekrut dari loge-loge Freemason.

Perkembangan ordo yang kini tidak lagi begitu rahasia lagi itu turut mendorong kejatuhannya. Pada Juni 1784, penguasa Bavaria Carl Theodore melarang seluruh masyarakat rahasia (secret societies); pada bulan Maret 1785, dia memasukkan Illuminati sebagai cabang Freemasonry, organisasi illegal yang lebih dikenal.

Pemerintah Bavaria mulai mencari anggota-anggota Illuminati, memaksa Weishaupt lari dari Bavaria sambil tetap mempertahankan korespondensi dengan pemimpin ordo yang disebut Areopagites.

Pada Oktober 1786, pemerintah memeriksa rumah Areopagite utama dan menyita buku-buku, tulisan-tulisan dan lebih dari 200 surat antara Weishaupt dan para pemimpin Illuminati mengenai rincian paling rahasia ordo tersebut.

Pemerintah Bavaria mengumumkan dokumen-dokumen tersebut, yang berisi nama-nama sejumlah anggota Illuminati.

Pada Agustus 1787, Duke Karl Theodore Dalberg of Bavaria mendaratkan pukulan pamungkas pada Illuminati saat dia menetapkan hukuman yang lebih berat – termasuk hukuman mati – bagi siapa saja yang menjadi bagian organisasi tersebut.

Konspirasi Illuminati Saat Ini?
Sampai saat ini ada beberapa kelompok yang mengklaim atau dianggap sebagai Illuminati, tetapi belum ada bukti yang cukup kuat mengenai hubungan mereka dengan Illuminati Bavaria yang didirikan oleh Adam Weishaupt di abad 18 baik secara struktural maupun ideologis. Di samping itu, Freemasonry yang merupakan induk dari Illuminati masih tetap berdiri sampai saat ini, gagasan-gagasan yang diperjuangkan oleh Adam Weishaupt dan komplotannya pun menjadi sistem sosial, politik dan budaya mainstream banyak negara saat ini, tidak hanya di Eropa, tetapi juga di berbagai belahan dunia lainnya tanpa harus sembunyi-sembunyi sebagaimana diungkapkan oleh Thomas Jefferson, yang meski merujuk pada filsafat dan pemikiran abad pencerahan, tetapi siapapun yang mempelajari sejarah filsafat dapat melacak akarnya sampai ke kepercayaan dinamisme dan animisme dalam paganisme, baik itu yang dibungkus Sekularisme, Liberalisme, Positivisme, Rasionalisme, Materialisme, Atheisme, Feminisme, Sosialisme, Komunisme, Kapitalisme, Demokrasi, dan banyak lagi varian lainnya.

Sumber:
Wikipedia, Illuminati. Diakses 05-11-2013
Joseph Castro, What is the Illuminati?, LiveScience, September 2013. Diakses 05-11-2013
Terry Melanson, Illuminati Conspiracy Part One: A Precise Exegesis on the Available Evidence, Illuminati Conspiracy Archive, Austus 2005. Diakses 05-11-2013
Trevor W. McKeown, A Bavarian Illuminati primer, Grand Lodge of British Columbia and Yukon. Diakses 05-11-2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s