Ternyata Anggota Fraternity

Dalam suatu kesempatan, Jalaluddin Rakhmat, Ketua Dewan Syura IJABI mengatakan, “Apakah kita harus memindahkan konflik Sunnah-Syiah dari Iraq ke Indonesia?” Ucapan ini mungkin bisa dianggap sekedar reaksi atas apa yg terjadi di Sampang sebelumnya. Tapi ada hal lain yang cukup menarik ketika saya menelusuri berita ini, selain informasi mengenai terdaftarnya Jalaluddin Rakhmat sebagai bakal caleg dari PDI-P, saya juga baru tahu jika Kang Jalal (panggilan akrabnya di lingkungan kampus dulu) ternyata anggota Phi Kappa Phi, salah satu kelompok honor society atau persaudaraan (fraternity) di lingkungan kampus Amerika Serikat.

Secara formal, kelompok-kelompok semacam ini mengaku sebagai kelompok yang mempromosikan kemajuan akademik dan yang semacamnya, tetapi lebih dari sekedar kelompok akademik, menurut Paul J. Rich, kelompok-kelompok persaudaraan berhuruf Latin (the Greek-letter fraternities) di Amerika Serikat memiliki banyak kesamaan dengan Freemasonry, tidak hanya itu, kelompok-kelompok ini juga berasal, setidaknya secara tidak langsung, dari Freemasonry.

Freemasonry and academic honor societies, like Phi Beta Kappa, have much in common. Masons might well take a closer look at their cousins, the Greek-letter fraternities. These and sororities in the United States owe their origins, at least indirectly, to Freemasonry. This is because the very first fraternity, Phi Beta Kappa, was heavily influenced by the Craft: “A Masonic lodge had existed in Williamsburg as early as in the 1750s, and in 1773 it received charter from the grand lodge in England…. John Heath himself [the 15-year-old founder of Phi Beta Kappa] was not a Mason while a student at William and Mary, but Thomas Smith belonged to the Williamsburg lodge before joining Heath as one of the five Phi Beta Kappa founders. Smith served as the first clerk of the Phi Beta Kappa Society and became its president on May 3, 1777. Nine other members of the society joined the Masonic lodge during the next year.”

(Paul J. Rich, The Scottish Rite Journal of Freemasonry, June 2002)

Banyaknya anggota persaudaraan-persaudaraan semacam ini yang juga merupakan anggota Freemasonry bukan hanya monopoli Phi Beta Kappa sebagai cikal bakal yang jelas masih berupa kelompok rahasia (secret society), Phi Kappa Phi sendiri, persaudaraan yang Jalaluddin Rakhmat disebutkan sebagai anggotanya, memiliki banyak anggota yang juga merupakan anggota Freemasonry, meski tidak semuanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s